MENELUSURI KITAB TA'LIQAT ZAMANHURI DALAM ILMU USHUL FIQH
Kitab Ta‘liqāt Zamanhuri ‘ala Hasyiyah al-Najjari ‘ala Syarh al-Waraqat merupakan salah satu karya berjenjang paling lengkap dalam studi ushul fiqh. Penyusunnya, Tgk Zamanhuri bin Muhammad Hasan adalah seorang penuntut ilmu di pondok pesantren Ma'hadal Ulum Diniyyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga, Aceh, sebagaimana tertera jelas pada sampul kitab. Karya ini menghadirkan empat lapisan keilmuan sekaligus: ta‘liqāt, hasyiyah, syarh, dan matan. Kombinasi empat tingkat penjelasan dalam satu mushaf inilah yang membuat kitab ini menjadi salah satu rujukan padat dan komprehensif bagi santri dan mahasiswa syariah masa kini.
Identitas dan Kandungan Kitab
Kitab ini menyatukan empat karya dari empat generasi ulama. Lapisan pertama adalah Ta‘liqāt al-Zamanhuri, yaitu catatan kontemporer yang menjelaskan, merangkum, dan menyesuaikan pembahasan secara lebih modern. Lapisan kedua adalah Hasyiyah al-Najjari, karya Syaikh Ali bin Ahmad al-Najjari, yang memuat komentar tingkat lanjut atas syarah klasik. Lapisan ketiga adalah Syarh al-Waraqat karya Imam Jalaluddin al-Mahalli, sosok besar yang terkenal sebagai salah satu penulis Tafsir Jalalain. Dan lapisan paling dasar adalah Matan al-Waraqat, karya Imam al-Haramain al-Juwaini, ringkasan ushul fiqh yang paling masyhur di dunia Islam.
Dengan empat lapisan sekaligus, kitab ini menjadi kompendium ushul fiqh yang tidak hanya menampilkan inti ilmu, tetapi juga metode ulama dalam membedah, menjelaskan, dan memperdalam persoalan.
Tujuan Penyusunan Kitab
Kitab ini disusun untuk memudahkan pelajar memahami Al-Waraqat secara bertahap. Al-Waraqat merupakan matan dasar yang harus dikuasai sebelum seseorang naik ke kitab-kitab ushul yang lebih kompleks. Syarh al-Mahalli kemudian memperluas makna dengan penjelasan yang runtut dan mudah dicerna. Hasyiyah al-Najjari memberi tambahan berupa rincian istilah, perbedaan pendapat, dan faidah ilmiah tingkat lanjutan. Sementara itu, Ta‘liqāt al-Zamanhuri berfungsi sebagai jembatan antara tradisi klasik dan kebutuhan pelajar modern.
Hasilnya, kitab ini menjadi salah satu versi paling lengkap dan efektif bagi santri atau mahasiswa yang ingin naik kelas dari pemula menuju tingkat intermediate hingga advanced.
Struktur Ilmiah Kitab
Susunan kitab ini mengikuti pola bertingkat khas tradisi ilmu Islam.
Pertama, Matan al-Waraqat, yang berisi konsep inti seperti definisi ushul fiqh, pembahasan lafazh, amr dan nahy, umum dan khusus, mafhum, ijma’, qiyas, istidlal, serta etika mujtahid. Matan ini adalah pondasi seluruh pembahasan.
Kedua, Syarh al-Mahalli, yang mengurai maksud Imam Haramain dengan bahasa padat dan terstruktur. Syarah ini cocok untuk santri yang baru masuk ke dunia ushul fiqh.
Ketiga, Hasyiyah al-Najjari, yang memberikan komentar lebih mendalam, termasuk perincian kaidah, pembahasan istilah tingkat tinggi, serta catatan kritis atas syarah al-Mahalli.
Keempat, Ta‘liqāt Zamanhuri, yang melengkapi pembahasan dengan penjelasan istilah sulit, ringkasan praktis, dan catatan yang sesuai dengan metode pengajaran kontemporer.
Dengan empat jenjang ini, pembaca bisa memulai dari dasar dan terus naik hingga pemahaman lanjutan tanpa meninggalkan kerangka klasik.
Nilai Keilmuan dan Keunggulan
Nilai penting kitab ini terletak pada kemampuannya memadukan empat generasi ulama: Imam Haramain pada abad ke-5 H, Imam al-Mahalli pada abad ke-9 H, Syaikh an-Najjari pada masa muta’akhkhirin, serta Zamanhuri sebagai penyusun modern. Semua menghadirkan pemikiran yang saling melengkapi dalam satu kitab.
Kitab ini juga sangat relevan untuk kurikulum pesantren dan kampus syariah. Pembaca dapat belajar secara bertahap, mulai dari matan untuk pemula, syarah untuk tingkat menengah, hingga hasyiyah bahkan ta‘liqāt untuk pembaca tingkat lanjutan. Penyusunan yang rapi menjadikan kitab ini bukan hanya teks klasik, tetapi juga referensi praktis bagi penulisan makalah atau penelitian.
Keunggulan lainnya adalah penjelasannya yang bertingkat, layout yang cukup elegan, dan kesesuaian dengan model pembelajaran modern. Dengan satu kitab, pembaca bisa mendapatkan empat jenis literatur: matan, syarah, hasyiyah, dan ta‘liqāt.
Kelebihan kitab ini
Secara keseluruhan, kitab ini menawarkan sejumlah kelebihan:
-Komprehensif, memuat empat lapisan ilmu dalam satu buku.
-Sangat ideal untuk halaqah dan talaqqi.
-Menyediakan penjelasan bertingkat yang memudahkan pembaca memahami struktur ushul.
-Bisa menjadi rujukan ilmiah untuk makalah atau skripsi.
Meski demikian, ada beberapa kekurangan yang perlu dicatat. Kitab ini tidak cocok untuk pemula absolut, karena bagian hasyiyah dan ta‘liqāt memuat istilah berat dan pembahasan detail. Selain itu, kitab ini masih berpijak pada struktur ushul klasik dan tidak menyinggung isu-isu kontemporer secara luas. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, tetap disarankan mempelajarinya di bawah bimbingan guru atau pembimbing.

Posting Komentar untuk "MENELUSURI KITAB TA'LIQAT ZAMANHURI DALAM ILMU USHUL FIQH"